Mengenai Saya

Foto saya
Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia
Oktavia Rizki Pradika. Surabaya, 15th October 1995. exleader of OSIS SMA PGRI 5 SDA 11-12. Student of International Relations'13 UPNVJTM. in love with BEM FISIP UPNVJTM.

Sabtu, 07 Maret 2015

trust me, like i trust you

hal tersulit adalah ketika apa yang kita putuskan tidak diinginkan oleh pihak lain. tetapi, sadarilah bahwa semua hal yang menjadi sebuah keputusan pasti memiliki porsi resiko masing-masing. dan buka berarti bahwa kita takut untuk mengambil sebuah keputusan.
percaya itu sulit, apalagi persepsi itu dibangun berdasarkan pengalaman di masa lampau. sedikit berbeda dengan jalan pikiranku memang, kadang apa yang orang lain anggap itu salah dan terlalu beresiko, justru aku ingin membuktikan bahwa dugaan itu salah. tak jarang rasa takut selalu hadir, tapi setidaknya aku sudah berusaha bagaimana aku menaruh kepercayaan kepada orang lain.
hidup itu pilihan, memilih mengatasi masalah, menghindari masalah atau bahkan membuat masalah. semuanya berdampak satu sama lain :) percaya deh :)

Kamis, 15 Januari 2015

sure?

kembali terjadi, bagaimana beratnya memikul kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan. entah apa yang ada dipemikiran orang-orang ini. begitupula aku. iya.. aku yang bingung untuk menjelaskan semuanya kepada orang lain. terkadang aku enggan untuk berbagi ini, tapi ketika aku berada pada satu titik yang bernama 'lelah' tidak ada hal lain yang bisa aku lakukan kecuali 'mengeluh'. iya.. aku tahu itu manusiawi kok..
bodoh (?) mungkin (!) seringkali aku ragu, apakah ini aku. maksudku apakah selama ini yang aku lakukan adalah aku yang sebenarnya atau hanya kemunafikan agar aku terlihat baik? lalu siapa aku sebenarnya?

seseorang pernah berkata bahwa "jawaban dari mengapa Gandalf memilih Bilbo yang pendek dan lemah untuk mendampingi Thorin? dan mengapa Bilbo akhirnya menyetujui untuk ikut Thorin? (dalam film The Hobbit) adalah karena ketulusan dan keteguhan hati seorang Bilbo. dan karena suara hati Bilbo yang akhirnya mengikutsertakan Bilbo pada rombongan Thorin"

entahlah.. mungkin Bilbo adalah aku, atau aku adalah Bilbo. atau bahkan kita berbeda. hm.... mungkin kesalahan terbesarku adalah aku terlalu meremehkan diriku sendiri.

ada peristiwa menarik yang digambarkan dalam cerita seorang Alcemist, suatu ketika duduklah seorang pengembala domba ditengah alun-alun kota dengan sebuah buku berwarna merah ditangannya, ia terlihat membolak-balik buku itu. lalu dikejauhan muncul seorang kakek-kakek mendekatinya. si kakek berkata, apa dosa terbesar di dunia? sang alcemist kebingungan menjawabnya, lalu si kakek bilang, dosa terbesar didunia adalah ketika kamu membiarkan nasib mengendalikan hidupmu dan bukan sebaliknya.

Kamis, 16 Oktober 2014

Selamat Hari Inspirasi...!!!!

perkenalkan, nama saya Oktavia Rizki Pradika, bersama partner saya Mbk Atika Prabaningrum kami selaku panitia Fasilitator Kelompok IV SDN Plumbon II - Kec. Porong Sidoarjo.

Delapanbelas  hari yang lalu, tepat di Hari Senin, 29 September 2014 sebanyak duapuluh tujuh kota di Jawa Timur serentak merayakan Hari Inspirasi ke-2 nya.


berawal dari informasi seorang Dosen saya (Mas Praja) yang dengan sengaja mengirimkan poster open recruitmen kepanitiaan Kelas Inspirasi Jawa Timur via instan message, rasa penasaran saya tak kunjung padam. dengan berbagai pertimbangan dan pemantapan hati, 2 hari setelah itu saya mencoba menghubungi CP yg tertera di korwil Sidoarjo atas nama Sofha Yuninta. alhamdulillah fast response. ketika dijelaskan job description masing-masing divisi, saya memilih masuk dalam divisi ER (Eksternal Relation) bersama Mas Erlangga pada saat itu.
                            

hari, minggu, bulan terlewat dengan berbagai macam agenda dan persiapan, bertemulah kami semua dengan hari yang dinanti. iya..! "Hari Inspirasi". satu minggu sebelumnya kami para panitia, fasilitator beserta para relawan (pengajar foto dan videografer) mengadakan briefing.








Senin, 29 September 2014
pagi itu tepat pukul 05.30 saya keluar rumah pergi menuju SDN Plumbon II kec. Porong
mengingat lokasi tempat saya bertugas tepat berada di belakang tanggul Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo, butuh waktu satu jam utk bisa sampai di tempat itu. hhhhmmm.... aroma Lumpur yang begitu segar menusuk indera penciuman saya, hamparan sawah nan luas berasap dengan beberapa ekor kerbau di sana, beberapa bangunan yang roboh bahkan dengan sengaja dirobohkan, jalanan berkelok-kelok yang tidak seberapa lebar, rumah penduduk yang terlihat beberapa warga sibuk dengan aktivitasnya dengan sengaja tertangkap oleh indera pengelihatan saya. satujam saya menempuh perjalanan.

dinginnya pagi itu terasa hangat ketika saya melihat beberapa siswa-siswi yang baru saja hadir berlari kesana kemari dengan kawan sebayanya. beberapa mereka melihat ku dengan heran, yaa bagaimana tidak bagi mereka saya adalah orang asing. ku lontarkan senyum ku sembari menyapa nya. tak lama Ibu Nuning selaku Kepala Sekolah SDN Plumbon II datang. dengan sedikit berbincang bincang mengenai teknis acara tim kami hari ini, para relawan pun hadir. yaaah sama seperti apa yang saya alami tadi, adik-adik kecil ini dengan heran menatap kedatangan kami.

tidak lama seorang guru, yang biasa kami panggil 'Pak Sis' selaku guru Olahraga mulai membantu kami menyiapkan upacara bendera. dengan sigap adik-adik ini berbaris sesuai posisinya, ada yg menjadi petugas dan peserta upacara. para staff guru pun turut berbaris didepan guna ikut melaksanakan upacara bendera.
yaah hampir semua skolah dasar saya kira sama secara teknis ketika melakukan upacara hari senin.

tak lama waktu yang kami habiskan untuk upacara dan prosesi sambutan (opening ceremony) sekitar 15-20 menit. setelah upacara kami menyiapkan adik-adik ini masuk ke dalam kelas, yang oleh kami para fasilitator membaginya menjadi kelas atas (1,2,3) dan kelas bawah (4,5,6) dengan total jumlah 85 siswa.


iyaa memang tepat di hari itu tak semua siswa masuk, tapi tak mengurangi semangat tim kami sedikitpun. terlihat animo adik-adik ini, semakin tak sabar bagi para relawan untuk memulai hari 'berbagi' ini.
tepat pukul 08.00 - 09.00 sesi pertama dimulai. dengan Ibu Sofie Beatrix (seorang penulis) mengajar kelas 1,2,3 dan ibu Nurul  Hidayat mengajar (pekerja LSM) kelas 4,5,6.


Haru, sedih, senang, bahagia, bersemangat, semua rasa hadir menjadi satu ketika saya berada di antara mereka. masi jelas terekam dalam memori saya, ketika dengan sengaja ibu Sofie bertanya pada salah seorang siswa mengenai cita-citanya, dengan tegas ia menjawab "saya mau jadi kernet". sungguh tragis memang potret dunia pendidikan dan anak bangsa kita. namun ini lah yang menjadi motivasi terbesar kami, saya khususnya. bagaikan sebuah tamparan yang menggores luka. namun melihat tawa dan senyum yang tersungging di raut wajah mereka, seakan menepis kegundahan hati saya. membuat saya yakin, mereka anak-anak yang esok akan membawa perubahan besar bagi negeri ini.

ini hanya sebagian kecil dan awal mula saya bermain peran selaku aktor pemuda Indonesia. tak banyak memang, namun ini awal persembahan dari ku untuk negaraku, tidak hanya 'urun angan, tapi ikut turun tangan'. tersenyumlah anak indonesia, raih citamu setinggi angkasa, jayalah negeriku :)










Selasa, 14 Oktober 2014

15102014

 24 menit berlalu..

Perkenalkan nama saya Oktavia Rizki Pradika, dan usia saya (terhitung 24 menit sebelum menulis) tepat 19 tahun :) hehe

Alhamdulillah.. 19 tahun sudah panca indera ini berkesempatan menikmati segala yang ada di dunia ini.
terimakasih yaa Tuhan, selalu jaga dan lindungi saya dari apapun yang membahayakan dan tidak baik :)