Delapanbelas hari yang lalu, tepat di Hari Senin, 29 September 2014 sebanyak duapuluh tujuh kota di Jawa Timur serentak merayakan Hari Inspirasi ke-2 nya.
berawal dari informasi seorang Dosen saya (Mas Praja) yang dengan sengaja mengirimkan poster open recruitmen kepanitiaan Kelas Inspirasi Jawa Timur via instan message, rasa penasaran saya tak kunjung padam. dengan berbagai pertimbangan dan pemantapan hati, 2 hari setelah itu saya mencoba menghubungi CP yg tertera di korwil Sidoarjo atas nama Sofha Yuninta. alhamdulillah fast response. ketika dijelaskan job description masing-masing divisi, saya memilih masuk dalam divisi ER (Eksternal Relation) bersama Mas Erlangga pada saat itu.

hari, minggu, bulan terlewat dengan berbagai macam agenda dan persiapan, bertemulah kami semua dengan hari yang dinanti. iya..! "Hari Inspirasi". satu minggu sebelumnya kami para panitia, fasilitator beserta para relawan (pengajar foto dan videografer) mengadakan briefing.
![]() |
![]() |
Senin, 29 September 2014
pagi itu tepat pukul 05.30 saya keluar rumah pergi menuju SDN Plumbon II kec. Porong
mengingat lokasi tempat saya bertugas tepat berada di belakang tanggul Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo, butuh waktu satu jam utk bisa sampai di tempat itu. hhhhmmm.... aroma Lumpur yang begitu segar menusuk indera penciuman saya, hamparan sawah nan luas berasap dengan beberapa ekor kerbau di sana, beberapa bangunan yang roboh bahkan dengan sengaja dirobohkan, jalanan berkelok-kelok yang tidak seberapa lebar, rumah penduduk yang terlihat beberapa warga sibuk dengan aktivitasnya dengan sengaja tertangkap oleh indera pengelihatan saya. satujam saya menempuh perjalanan.
dinginnya pagi itu terasa hangat ketika saya melihat beberapa siswa-siswi yang baru saja hadir berlari kesana kemari dengan kawan sebayanya. beberapa mereka melihat ku dengan heran, yaa bagaimana tidak bagi mereka saya adalah orang asing. ku lontarkan senyum ku sembari menyapa nya. tak lama Ibu Nuning selaku Kepala Sekolah SDN Plumbon II datang. dengan sedikit berbincang bincang mengenai teknis acara tim kami hari ini, para relawan pun hadir. yaaah sama seperti apa yang saya alami tadi, adik-adik kecil ini dengan heran menatap kedatangan kami.
tidak lama seorang guru, yang biasa kami panggil 'Pak Sis' selaku guru Olahraga mulai membantu kami menyiapkan upacara bendera. dengan sigap adik-adik ini berbaris sesuai posisinya, ada yg menjadi petugas dan peserta upacara. para staff guru pun turut berbaris didepan guna ikut melaksanakan upacara bendera.
yaah hampir semua skolah dasar saya kira sama secara teknis ketika melakukan upacara hari senin.
tak lama waktu yang kami habiskan untuk upacara dan prosesi sambutan (opening ceremony) sekitar 15-20 menit. setelah upacara kami menyiapkan adik-adik ini masuk ke dalam kelas, yang oleh kami para fasilitator membaginya menjadi kelas atas (1,2,3) dan kelas bawah (4,5,6) dengan total jumlah 85 siswa.
iyaa memang tepat di hari itu tak semua siswa masuk, tapi tak mengurangi semangat tim kami sedikitpun. terlihat animo adik-adik ini, semakin tak sabar bagi para relawan untuk memulai hari 'berbagi' ini.
tepat pukul 08.00 - 09.00 sesi pertama dimulai. dengan Ibu Sofie Beatrix (seorang penulis) mengajar kelas 1,2,3 dan ibu Nurul Hidayat mengajar (pekerja LSM) kelas 4,5,6.
Haru, sedih, senang, bahagia, bersemangat, semua rasa hadir menjadi satu ketika saya berada di antara mereka. masi jelas terekam dalam memori saya, ketika dengan sengaja ibu Sofie bertanya pada salah seorang siswa mengenai cita-citanya, dengan tegas ia menjawab "saya mau jadi kernet". sungguh tragis memang potret dunia pendidikan dan anak bangsa kita. namun ini lah yang menjadi motivasi terbesar kami, saya khususnya. bagaikan sebuah tamparan yang menggores luka. namun melihat tawa dan senyum yang tersungging di raut wajah mereka, seakan menepis kegundahan hati saya. membuat saya yakin, mereka anak-anak yang esok akan membawa perubahan besar bagi negeri ini.
ini hanya sebagian kecil dan awal mula saya bermain peran selaku aktor pemuda Indonesia. tak banyak memang, namun ini awal persembahan dari ku untuk negaraku, tidak hanya 'urun angan, tapi ikut turun tangan'. tersenyumlah anak indonesia, raih citamu setinggi angkasa, jayalah negeriku :)
















.jpg)